situs iklan klik

Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Thursday, June 16, 2011

NYANYIAN MERDU ALIFA AHMAD MAULANA

Si kecil dari surabaya ini ternyata lebih mempunyai nyali yang besar dari pada politisi negeri ini untuk mengungkap kebohongan... Maka aku ingin menyampaikan nyanyiannya dalam puisiku berikut ini:
Dengarkanlah nyanyian merdunya wahai para pencinta kebenaran---

Wednesday, March 30, 2011

TROMA

Saat ini aku tak mampu untuk membangun istana-istana cinta, yang penuh dengan kebahagiaan seperti para pujangga yang di mabuk asmara mengatakannya. Selama badai troma itu belom reda, perahuku masih terombang-ambing mencari tempat labuhan yang tenang. Biarlah saat ini aku berlayar dahulu untuk mengumpulkan puing-puing kepercayaanku kembali agar dapat ku bangun istana cintaku kembali. Biarlah juga ku bangun kembali pondasi yang benar-benar kuat dari terjangan badai troma ini. Ku memang masih lumpuh, terkulai lemah di bawah puing-puing cintaku dan terkubur dalam runtuhan-runtuhan troma. Kan tetapi aku yakin, akan datang seorang putri yang akan mengangkatku dari terjangan badai troma ini.

demi dia

Jangan kau kisahkan cerita-cerita antara aku dan dia. Jangan pula kau tembakkan peluru-peluru tuduhan ke dia, karena aku bukan berlari kesanah. Jika kau ingin aku terbelenggu, belenggulah aku, tapi jangan kau belenggu pandangan dia untukku. Jika kau anggap aku sebagai musuhhhhhhhhhhhhhhm, tusukan pedangmu pada tubuhku, tapi jangan kepada dia yang tak pernah lahir dimasa peperangan kita. Jika kau ingin memenjarakanku, adililah aku dengan bukti-bukti yang ada di hatimu. Jangan kau jadikan dia saksi yang mendukungmu atau yang termanipulasi olehmu hingga menjadi saksi palsu untukmu. Dia benar-benar datang ditengah pergolakan cinta kita, tapi tidak aku berlindung di balik kekuatannya.Tapi biarlah, deminya aku akan mengalah kepadamu, biar kau tebas aku dengan pedangmu, biar kau tembak aku dengan senapan dendamu, biar kau gantung aku dengan tali kebencianmu, asal jangan kau jatuhkan tuduhan palsu padanya.

HANCUR LEBUR TERKUBUR

Ini sebuah puisi yang ku tulis ketika sedang mengalami kekecewaan terhadap cinta

Wednesday, January 19, 2011

MAAF UNTUK MAMAH

Ingin kutulis untuk mamah sebuah cerita yang akan membuatnya tertawa terpingkal-pingkal,
Ingin pula ku kabarkan berita yang akan membuatnya tersenyum bangga,
Ingin kubalaskan semua kelelahannya yang telah terkuras olehku dengan kertas bernilai yang cukup banyak, Namun aku saat ini hanya bisa menuliskan kata-kata maaf untukmu mamah,
baru bisa kukabarkan akan beratnya perjuanganku yang hanya memanggil air matamu untuk mencuci kedua pipimu,
Belum dapat kubayar semua kelelahanmu.
Tak ada nyanyian kegembiraan saat ini yang beriramakan dansa-dansa,
Semua lagu berbaris syair maaf, maaf untukmu mamah karena meski waktu telah menyuruhku untuk saatnya membalas semua lelahmu, tapi aku masih harus melawan waktu itu.

Wednesday, December 29, 2010

DOA SEORANG SUPORTER

Dikakimu kami pancangkan doa2 kami agar kau mampu mengangkat tinggi negara ini. Dikepalamu kami sandarkan beribu harapan agar kalaian bisa mencuci noda2 yang menempel pada negeri ini. Kalian adalah pahlawan kami, kami insan pencita sepak bola, sepak bola yang menjadi cerminan bineka tunggal ika. Rumput2 akan menjadi saksi akan daya juangmu yang tak akan mudah terhenti. Dari para kami suportermu garuda, terbanglah enkau tinggi hingga kepelosok dunia ini, dengan nama ibu pertiwi, kepakkan sayap2 perkasamu disetiap rumput yang akan kau pijak. Kami tau kau haus juara, namun kami tau pula besarnya angin yang merintangi kepakkan sayapmu hingga terkadang kau terjatuh. Berjuanglah wahai garudaku, cakar musuh2mu, terkamlah harimau malaya pada malam nanti sebagai mangsa empukmu. Kami kirimkan doa dan nyanyian pengobar semangatmu, dari pelbagai penjuru negerimu, doa dari seorang suporter yang selalu berdiri tegak dibelakangmu.
BRAVO Indonesiaku, glory-glory garudaku...

Wednesday, December 8, 2010

DUNIA PALSU

Ruang itu selalu ada, dan akan selalu ada dalam setiap malam atau siangku. Ya, ruang itu terbentang luas dalam pikiran yang penuh keindahan, keinginan akan kesenangan diri, namun terkadang kepicikan akan penderitaan orang lain. Ya, ruang itu memang begitu hampa, tanpa sosok atau wujud yang cantik, yang jelek, yang indah, yang buruk, semua hanya pikiran-pikiran yang melayang-layang bermain dalam lingkar yang begitu luas. Dunia itu akan selalu ada, dalam bentuk ruang kecil atau kadang hingga menjadi sebuah dunia besar. Ya, selama daya ini mampu untuk membayangkan, hasrat ini berkenhendak untuk menginginkan, dan diri selalu dipenuhi jerami keraguan, ya, dunia dan ruang hampa itu akan selalu tercipta. Ruang atau dunia yang tak ada batas nyatanya, ruang yang yang hampa dari udara kebenaran, dan ruang-ruang yang menciptakan dunia penuh kepalsuan, dunia dalam pikiran.